DaerahInternasionalNasionalOpiniTNI POLRI

Kunjungan Wamentan RI ke Kabupaten Grobogan dalam rangka Gerakan Tanam Kedelai

9
×

Kunjungan Wamentan RI ke Kabupaten Grobogan dalam rangka Gerakan Tanam Kedelai

Sebarkan artikel ini

GROBOGAN [SaberPungli.net] Pada hari Selasa tanggal 03 Nopember 2026 Pukul 08.45 s.d 10.25 Wib di Desa Panunggalan dan Desa Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan telah di laksanakan Gerakan Tanam kedelai dalam rangka percepatan peningkatan Produksi Kedelai Nasional oleh Wamentan RI Dr. Alim Setiawan Slamet S.T,P M., Si. yang di hadiri -+ 150 orang.

A. Hadir dalam kegiatan sbb :
1. Wamentan RI Dr. Alim Setiawan Slamet S.T,P M., Si.
2. Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Petemakan (Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng.),
3. Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Tiurmauli Silalahi, S.P., M.M
4. Danrem 074/Warastatrama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han.
3. Bupati Grobogan Bapak Setyo Hadi
4. Dandim 0717/Grobogan di wakili Pasiter Mayor Inf Jumar.
5. Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama, S.I.K., M.M.
6. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
7. Direktur Pupuk, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Dr. Ir. Syamsuddin, M.Sc.
8. Direktur Pestisida, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Ir. Nelson Metubun, S.P., M.P
9. Direktur Alat dan Mesin Pertanian Pra Panen, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
10. Direktur Alat dan Mesin Pertanian Pasca Panen, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
11. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jawa Tengah,
12. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah
13. Dekan Fakultas Teknalogi Pertanian, Universilas Gadjah Mada
14. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan:
15. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Grobogan
16. Forkopimcam kecamatan Pulokulon
17. Kepala desa Sekec. Pulokulon
18. Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Grobogan
19. Koordinator Penyuluh
20. kecamatan pelaksana kegiatan kedelai
21. Tim Smart Agro Enterprise Kedelai (SAE Kedelai),
22. Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste
23. Direktur CV Sujinah
24. Direktur CV PB Utama: 23. Direktur CV Java Agro Prima
25. Ketua dan Anggota Kelompok Tani di Desa Jatiharjo
26. Ketua dan Anggota Kelompok Tani di Desa Panunggalan.

B. Adapun Susunan Acara Sbb :
1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
2. Do’a di pimpin oleh Ustadz Purwanto
3. Inti Sambutan Bupati Grobogan Bapak Setyo Hadi sbb :
a). Ucapan selamat datang kepada Wamentan RI beserta Rombongan dalam acara Gerakan Tanam kedelai dalam rangka percepatan peningkatan Produksi Kedelai Nasional.

b). Kabupaten Grobogan mempunyai lahan sekitar 83.000 Ha juga merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar di bidang pertanian, dengan kondisi lahan dan sumber daya petani yang mendukung pengembangan berbagai komoditas pangan.

c). Petani Grobogan memiliki pengalaman dalam membudidayakan kedelai yang perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani

d). Perlunya Sinergi dan Kolaborasi
Keberhasilan program peningkatan produksi kedelai membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan seluruh stakeholder terkait.

4. Penyerahan Bantuan secara Simbolis berupa Benih Padi, benih kedelai, benih Jagung, serta bantuan pupuk MPK + oleh wakil Menteri RI dilanjutkan Foto bersama.

5. Inti Sambutan Wamentan RI Dr. Alim Setiawan Slamet S.T,P M., Si. Sbb :
a). Ucapan selamat Undangan kepada seluruh tamu undangan di Desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan dalam rangka acara Gerakan Tanam kedelai dalam rangka percepatan peningkatan Produksi Kedelai Nasional.

b). Tentu setiap hari kita makan tempe kemudian untuk kedelainya sampai sekarang 2,7 sampai dengan 3 juta ton itu di penuhi dari impor Kondisi ini tentunya menjadi peluang besar sekaligus tantangan bagi para petani, khususnya petani di Kabupaten Grobogan, untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.

c). Menyadari tantangan menanam kedelai di iklim tropis, Kementan gencar mendorong terobosan teknologi hasil kolaborasi dengan universitas UGM maupun riset global Targetnya menciptakan varietas kedelai lokal yang adaptif dengan produktivitas tinggi (minimal di atas 3 ton per hektare).

d). Kolaborasi merupakan upaya Keberhasilan swasembada kedelai tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, TNI, serta menempatkan petani sebagai pusat dari kebijakan pertanian.

6. Dialog Wamentan RI dengan perwakilan kelompok tani dan PPL terkait pengembangan serta peningkatan produksi kedelai di Kabupaten Grobogan.

7. Dilanjutkan Foto Bersama
8. Penutup.

C. Rangkaian Kegiatan sbb :
1. Pukul 08.45 Wib Wamentan RI beserta rombongan tiba di lokasi Penanaman Kedelai di lanjutkan penanaman kedelai di lokasi penanaman.

2. Pada pukul 09.00 WIB, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI melaksanakan wawancara dengan awak media terkait kegiatan Gerakan Tanam Kedelai dalam rangka percepatan peningkatan produksi kedelai nasional.

3. Pada pukul 09.10 WIB, Wamentan RI beserta rombongan sampai ke lokasi yang telah disediakan untuk mengikuti rangkaian kegiatan Gerakan Tanam Kedelai dalam rangka percepatan peningkatan produksi kedelai nasional.

4. Pada pukul 10.25 Wib Wamentan RI beserta Rombongan meninggalkan lokasi menuju Rumah Kedelai Kecamatan Toroh.

II. Pendapat Pelapor

– Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan peningkatan produksi kedelai nasional sekaligus memperkuat sinergi dan kerja sama antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam implementasi teknologi budidaya kedelai berproduktivitas tinggi, guna meningkatkan hasil panen, mendorong kemandirian pangan, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai.

Demikian dilaporkan UMP.

(M. Usup Litbang Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *