InternasionalKebudayaanNasionalOlahragaOpiniTNI POLRI

DR. H. KRAT AM JUMAI dan Sejumlah Tokoh Dianugerahi Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci

31
×

DR. H. KRAT AM JUMAI dan Sejumlah Tokoh Dianugerahi Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Kota Semarang berlangsung meriah dan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi, dakwah, pendidikan, kepemudaan, serta pengembangan seni bela diri berkarakter Islami.

Pembukaan Muktamar yang digelar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu (8/8/2026), diikuti lebih dari 10.000 anggota Tapak Suci dan Dewan Pendekar dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut juga dihadiri peserta dan tamu dari sejumlah negara.
Salah satu agenda penting dalam pembukaan Muktamar adalah penganugerahan Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah kepada sejumlah tokoh nasional, tokoh Muhammadiyah, akademisi, pejabat negara, anggota legislatif, serta tokoh masyarakat.

Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Dr. H. KRAT. AM Jumai, S.E., M.M., Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sekaligus Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).

AM Jumai dianugerahi Gelar Pendekar Kehormatan Tingkat Melati 1.
Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para tokoh dalam mendukung pengembangan Tapak Suci, Muhammadiyah, pendidikan, dakwah, serta pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Selain AM Jumai, sejumlah tokoh yang menerima Gelar Pendekar Kehormatan antara lain Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., Ketua PWM Jawa Tengah Dr. H. Tafsir, M.Ag., Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Rektor UNIMUS Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd., Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep., serta sejumlah tokoh lainnya.

Sementara itu, Anggota Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah diberikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, M.M.

Muktamar Dihadiri Tokoh Nasional
Rangkaian pembukaan Muktamar berlangsung semarak. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, kemudian dilanjutkan laporan Ketua Umum Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Agenda berikutnya diisi sambutan Ketua Umum IPSI Pusat, sambutan Gubernur Jawa Tengah, sambutan Kapolri, serta pengarahan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus pembukaan Muktamar.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Abdul Mu’ti serta Prof. Muhadjir Effendy, bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah dan tokoh-tokoh lainnya.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan sejumlah negara menunjukkan bahwa Tapak Suci tidak hanya berkembang sebagai organisasi seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian penting dari gerakan dakwah, pendidikan karakter, serta pembinaan generasi muda.

AM Jumai: Gelar Pendekar Adalah Amanah

Bagi AM Jumai, Gelar Pendekar Kehormatan bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan amanah untuk semakin memperkuat kontribusi dalam dakwah dan pembinaan generasi muda.

“Tapak Suci bukan hanya tentang kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat pendidikan karakter, kedisiplinan, keberanian, persaudaraan, akhlak, dan semangat membela kebenaran. Pendekar sejati harus mampu menjaga kehormatan diri, agama, organisasi, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Tapak Suci memiliki potensi besar menjadi instrumen pendidikan karakter bagi generasi muda Indonesia. Seni bela diri, kata dia, harus berjalan bersama pembentukan akhlak, spiritualitas, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.
“Silat menjadi gerakannya, akhlak menjadi jiwanya, dakwah menjadi jalannya, dan Indonesia menjadi medan pengabdiannya,” tegasnya.

UNIMUS Berikan Dukungan Penuh

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Kota Semarang.
Dukungan tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan universitas. Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., memberikan pengarahan agar keterlibatan UNIMUS dalam kegiatan Muktamar dapat berjalan secara maksimal.

Sementara itu, Prof. Dr. Budi Santosa dipercaya sebagai Ketua Panitia Internal UNIMUS dan dinilai memberikan perhatian serius terhadap berbagai rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan Muktamar Tapak Suci.

Keterlibatan UNIMUS menunjukkan komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendukung pengembangan olahraga, seni bela diri, pendidikan karakter, kepemudaan, dakwah, serta penguatan jejaring Muhammadiyah di tingkat nasional dan internasional.

Muktamar Tapak Suci di Semarang diharapkan tidak berhenti sebagai agenda organisasi semata, tetapi mampu melahirkan berbagai program strategis untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas pendekar, memperluas dakwah melalui seni bela diri, serta membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, berakhlak, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan.

Semarang menjadi saksi bahwa Tapak Suci terus bergerak: membangun prestasi melalui silat, membentuk karakter melalui akhlak, memperkuat persaudaraan melalui ukhuwah, dan mengabdi kepada bangsa melalui dakwah dan pendidikan.

(M. Usup Litbang Nas_PUR412.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *