Pati, Kamis,23 April 2026 [SaberPungli.net] Dugaan penyelewengan bantuan sapi yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Kabupaten Pati mencuat di Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat setempat setelah warga menilai penyaluran bantuan tidak sesuai dengan peruntukannya.
Sejumlah warga mengungkapkan kecurigaan bahwa bantuan sapi yang seharusnya diberikan kepada kelompok penerima manfaat diduga tidak disalurkan secara transparan. Mereka menilai ada kejanggalan dalam proses distribusi maupun pendataan penerima bantuan tersebut.
Merasa dirugikan, warga Desa Klayusiwalan akhirnya melaporkan kepala desa mereka ke pihak kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah.
Pihak kepolisian dikabarkan telah menerima laporan tersebut dan mulai melakukan langkah awal penyelidikan. Proses ini meliputi pemanggilan saksi-saksi, pengumpulan keterangan dari warga, serta pemeriksaan dokumen terkait penggunaan anggaran bantuan sapi.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Aparat penegak hukum mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari proses hukum yang sedang berjalan.
Penting untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, guna menjamin keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
(M. Usup Litbang Nas)












