BencanaDaerahInternasionalNasionalOpiniTNI POLRI

Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu

46
×

Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu

Sebarkan artikel ini

SRAGEN [SaberPungli.net] Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (31/10/2026) sore. Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan sebuah rumah warga roboh, sejumlah pohon tumbang, serta tiga tiang listrik ambruk dan dua unit trafo mengalami kerusakan parah.

Merespons kejadian tersebut, jajaran Polsek Jenar bergerak cepat turun ke lokasi bersama TNI, BPBD Kabupaten Sragen, petugas PLN, relawan Ganefo, dan masyarakat untuk melakukan evakuasi serta penanganan dampak bencana.

Kapolsek Jenar AKP Widarto, memimpin langsung penanganan bersama anggotanya, terutama di Dukuh Kedu RT 07, Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, lokasi rumah milik Sugimin yang roboh akibat terjangan angin kencang. Bangunan tersebut juga menimpa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Tidak hanya itu, pohon-pohon tumbang yang melintang di sepanjang jalur Tangen–Jenar turut mengganggu akses transportasi warga. Personel gabungan bersama masyarakat langsung melakukan pembersihan dan evakuasi material pohon agar jalan kembali dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu, tiga tiang listrik yang roboh dan dua trafo yang mengalami kerusakan parah ditangani langsung oleh petugas PLN Sragen. Dampak kerusakan jaringan tersebut sempat menyebabkan pemadaman listrik di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Jenar AKP Widarto menyampaikan bahwa kecepatan penanganan menjadi prioritas agar dampak bencana tidak meluas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Begitu menerima informasi kejadian, personel Polsek Jenar bersama unsur TNI, BPBD, PLN, relawan dan masyarakat langsung bergerak melakukan penanganan. Kami juga memastikan lokasi kejadian aman serta akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang dapat segera dibuka kembali,” jelas AKP Widarto.

Akibat kejadian tersebut, Sugimin diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp70 juta akibat rumahnya roboh dan satu unit sepeda motor tertimpa bangunan. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Sinergi lintas instansi dan gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan dampak cuaca ekstrem di wilayah Jenar. Kehadiran polisi di tengah situasi darurat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan bantuan penanganan secara cepat.

Polsek Jenar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang, khususnya saat beraktivitas di sekitar pepohonan, bangunan yang rentan, maupun jaringan listrik.

(M. Usup Litbang Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *