FKSB adakan Rakor: Luncurkan AMJ Institut, Siapkan Kemah Pembauran Ormas

oleh -7 Dilihat
oleh

SEMARANG, SaberPungli.net:  Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Extreme Kuliner, Jalan Pamularsih Raya, Semarang, Jumat (29/8). Agenda rakor kali ini mencakup evaluasi program kerja 2024–2025 sekaligus penyusunan rencana kegiatan 2025–2026.

Acara dibuka oleh Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya Agama dan Ormas, Badan Kesbangpol Kota Semarang, Agung Nuril Falaq Adi Wibowo. Hadir pula jajaran pengurus FKSB yang terdiri dari perwakilan berbagai organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, FKSB memperkenalkan AMJ Institut, lembaga kajian dan riset yang diproyeksikan sebagai pusat pendidikan, penelitian, serta pengembangan strategi organisasi masyarakat. Kehadiran lembaga ini disebut menjadi salah satu inovasi FKSB dalam menjawab tantangan kebangsaan.

Soft launching AMJ Institut ditandai dengan penyerahan kaos “AMJ Institut” oleh Ketua FKSB Kota Semarang, AM Jumai, kepada jajaran pengurus. Prosesi simbolis itu mendapat sambutan positif dari seluruh peserta Rakor.

Ketua FKSB, AM Jumai, menegaskan bahwa Rakor menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi capaian kerja. Selain itu, rakor juga diarahkan untuk menyusun langkah konkret di tahun mendatang.

“Rakor ini bukan hanya meninjau program 2024–2025, tetapi juga menyiapkan rencana kerja 2025–2026 yang lebih terukur,” ujar Jumai dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, beberapa agenda yang sudah masuk dalam program terdekat antara lain Kemah Pembauran Ormas, penyusunan buku data ormas Kota Semarang, wisata studi komparatif, serta expo dan budaya ormas.

Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ormas dengan pemerintah, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “FKSB ingin menghadirkan program yang nyata, bukan sekadar seremoni,” tegas Jumai.

Rakor sendiri berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para pengurus saling memberikan masukan dan berkomitmen menjaga soliditas organisasi.

Agung Nuril Falaq Adi Wibowo dalam arahannya mengapresiasi langkah FKSB yang terus berinovasi. Ia menilai hadirnya AMJ Institut menjadi bukti bahwa ormas di Kota Semarang tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga ikut mengembangkan kapasitas intelektual.

“Dengan adanya lembaga ini, kita berharap lahir kajian dan riset yang memperkaya gagasan, sehingga ormas mampu memberi kontribusi nyata di bidang sosial, politik, budaya, maupun keagamaan,” ungkap Agung.

Ke depan, FKSB Kota Semarang menargetkan AMJ Institut sebagai wadah lahirnya inovasi, sekaligus pusat pembelajaran bagi ormas agar lebih adaptif menghadapi dinamika zaman.

#b13deks._M. Usup