Aksi anarkis massa terjadi di sekitar Simpang Lima. Massa menyerang pos polisi Simpang Lima dan terlihat berbuat brutal.
Di lokasi lain, kericuhan terjadi di belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kejadian mencekam terjadi, massa menjebol pintu bagian samping untuk masuk ke dalam.
Bahkan, massa sampai membakar beberapa mobil di parkiran. Informasi terbaru, kebakaran ricuh ini sudah berhasil di tangani pihak terkait.
Saat kericuhan ini pecah dan memanas, informasi dibagikan di group-group WA dan media sosial untuk meminta bantuan khususnya ke pihak berwenang atas kepanikan ketika itu.
Aksi anarkis berlanjut ini membuat warga Semarang khawatir terjadi lebih meluas dan timbul ketakutan. Warga Semarang mencurahkan di media sosial kegelisahan itu dan berharap situasi normal kembali.
Sampai kini, di pusat Kota Semarang situasi masih belum aman. Kericuhan susulan berpotensi terjadi lagi diduga ada oknum-oknum melakukan provokasi massa.
Namun, pihak kepolisian memastikan kondisi telah kondusif. Petugas keamanan terus mendorong mundur massa di berbagai titik.
Christina