Bakti sosialDaerahInternasionalNasionalOpiniTNI POLRI

Apel Aksi Bersih Sungai dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana.

35
×

Apel Aksi Bersih Sungai dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana.

Sebarkan artikel ini

GROBOGAN, [SaberPungli.net] 23 Oktober 2026 pukul 07.17 s.d 08.00 WIB, di Halaman Sekolah SD Bilingual Muhammadiyah 1 Purwodadi, Jln Gajah Mada no 53 Nglejok, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan, telah dilaksanakan kegiatan Apel Aksi Bersih Sungai dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana, selaku pembina apel Bupati Grobogan (Setyohadi), yang diikuti ± 250 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :
a. Bupati Grobogan Bapak Setyohadi
b. Ketua DPRD Kab. Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani,.SE,.MM
d. Dandim 0717/Grobogan diwakilkan Danramil Kota Kapten Inf Miftahul Huda.
e. Kapolres Grobogan, AKBP Endy Pratama, S.I.K., M.M
f. Sekda Kab Grobogan Dr. Anang Armunanto S. Sos. M. Si
g. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, S.T., M.T. beserta jajaran.
h. Kepala Disperakim, Ibu Endang Setyaningsih, ST, MT.
i. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan; Heru Dwi Cahyono, S.STP., M.Si.
j. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Grobogan; Ir. Een Endarto, M.M.
k. Para peserta apel (TNI, Polri, BPBD dan Relawan)

Rangkaian kegiatan apel antara lain :
a. Pimpinan Apel memasuki lapangan Apel.
b. Pembina Apel memasuki lapangan apel
c. Penghormatan
d. Laporan pimpinan apel
e. Amanat pembina apel
f. Doa
g. Laporan
h. Penghormatan
i. Pembina apel meninggalkan lapangan apel
j. Apel Selesai dilanjutkan foto bersama.
k. Dilanjutkan dengan karya bakti.

Amanat Pembina apel (Bupati Grobogan) intinya antara lain :
a. Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kita akan segera memasuki musim penghujan. Kondisi ini menuntut kita untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi bencana alam, khususnya banjir, sudah di depan mata.
b. Oleh karena itu, kegiatan kerja bakti dan pembersihan lingkungan yang kita laksanakan pagi hari ini merupakan langkah awal dan antisipasi nyata kita dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana banjir.
c. Menyikapi hal tersebut, saya ingin menyampaikan beberapa arahan dan langkah-langkah konkret yang harus kita lakukan:
1) Pertama, mari kita ubah kebiasaan buruk dan menjaga lingkungan. Sungai dan saluran drainase adalah jalur aliran air, bukan tempat pembuangan sampah. Saya instruksikan agar sungai-sungai di wilayah kita tidak lagi dipenuhi oleh sampah domestik maupun tumpukan ranting pohon yang dapat memicu sumbatan dan banjir genangan.
2) Kedua, saya tegaskan bahwa kegiatan hari ini bukanlah sekadar seremonial atau formalitas belasan. Saya mengajak seluruh semua pihak hingga masyarakat untuk benar-benar turun tangan, terlibat langsung, dan bekerja bersama-sama dengan semangat gotong royong.
3) Ketiga, kegiatan pembersihan hari ini diharapkan menjadi momentum awal dari gerakan yang lebih besar, masif, dan berkelanjutan di seluruh pelosok Kabupaten Grobogan. Ini harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan musiman.
d. Pencegahan bencana bukanlah tugas satu atau dua instansi saja, melainkan tanggung jawab kita bersama. Keberhasilan kita melewati musim penghujan dengan aman bergantung pada kepedulian dan aksi nyata kita masing-masing hari ini.
e. Mari kita jaga, rawat, dan cintai Kabupaten Grobogan agar senantiasa lebih bersih, lebih aman, dan menjadi tempat yang lebih baik lagi bagi kita semua.

Setelah pelaksanaan apel, acara dilanjutkan dengan kegiatan karya bakti. Forkopimda dan Para peserta bergerak serentak untuk membersihkan aliran sungai dan saluran drainase di kawasan depan Sekar Laras, Nglejok.

Selama kegiatan berlangsung aman dan lancar.

(M. Usup Litbang Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *