InternasionalKebudayaanNasionalOpiniTNI POLRI

SEDEKAH BUMI DESA TEGALARUM: ANTUSIASME WARGA HIASI TASYAKURAN BERSAMA  

40
×

SEDEKAH BUMI DESA TEGALARUM: ANTUSIASME WARGA HIASI TASYAKURAN BERSAMA  

Sebarkan artikel ini

Demak, [SaberPungli.net] Semangat kebersamaan dan rasa syukur memenuhi setiap sudut Desa Tegalarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, saat masyarakatnya menggelar acara tradisi tahunan Sedekah Bumi.

Acara yang dilaksanakan sebagai bentuk tasyakuran atas limpahan rezeki, hasil panen yang melimpah, serta keselamatan dan kesejahteraan yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dengan antusiasme yang luar biasa. Minggu (26/04/2026).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan sedekah bumi tahun ini dikemas lebih meriah dengan digabungkan kegiatan pengajian bersama yang dipimpin langsung oleh Kiai Goro-Goro, ulama kharismatik yang sangat dihormati oleh warga sekitar.

Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat nabi bergema sepanjang acara, membawa suasana khidmat sekaligus penuh kebahagiaan bagi seluruh hadirin yang berkumpul di depan kantor balai desa tegalarum.

Hadir memeriahkan dan memberikan sambutan dalam acara tersebut sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan dan keamanan.

Di antaranya adalah perwakilan dari Korps Pimpinan Kecamatan (Korpimcam) Mranggen, Kapolsek Mranggen AKP Kumaidi beserta jajaran, perwakilan Koramil Mranggen, serta pejabat dari Pemerintah Kecamatan Mranggen. Kehadiran mereka disambut hangat oleh kepala desa Moh tarom, dan seluruh warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Kapolsek Mranggen AKP Kumaidi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Tegalarum. “Acara seperti ini menjadi bukti bahwa Desa Tegalarum memiliki nilai-nilai budaya dan keagamaan yang kuat. Tradisi sedekah bumi bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan antara masyarakat dengan pemerintah serta aparat keamanan,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk terus mendukung kegiatan positif yang bertujuan membangun kebersamaan dan ketentraman desa.

Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Mranggen menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong pelestarian tradisi lokal yang mengandung nilai-nilai luhur. “Kegiatan ini menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk kemajuan desa. Semoga dengan rasa syukur yang terus dipupuk, Desa Tegalarum semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan selalu dijauhkan dari segala marabahaya,” tambahnya.

Pengajian yang dipimpin oleh Kiai Goro-Goro mengangkat tema tentang pentingnya bersyukur dalam setiap keadaan dan menjaga hubungan harmonis antara sesama manusia serta dengan alam sekitar. Beliau menekankan bahwa sedekah bumi adalah wujud nyata dari rasa terima kasih, yang selain bermanfaat untuk kehidupan dunia, juga akan mendapatkan pahala di akhirat.

Antusiasme warga terlihat dari persiapan yang dilakukan sejak beberapa hari sebelum acara.

SEDEKAH BUMI DESA TEGALARUM: ANTUSIASME WARGA HIASI TASYAKURAN BERSAMA

Masyarakat bersama-sama menyiapkan aneka makanan tradisional, hasil bumi, dan berbagai perlengkapan acara. Pada puncak acara, seluruh hasil bumi dan makanan yang telah disiapkan didoakan bersama, kemudian dibagikan kepada seluruh warga dan tamu undangan sebagai bentuk berbagi rezeki.

 

Ketua Panitia Pelaksana menyatakan bahwa keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak.

“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif, serta kepada tamu undangan yang telah berkenan hadir.

Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi sarana mempererat persatuan di Desa Tegalarum,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya acara sedekah bumi dan pengajian bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan dan rasa syukur semakin tertanam kuat di hati setiap warga, sehingga menjadi pendorong untuk terus bekerja keras dan membangun desa menuju masa depan yang lebih baik.

(Teddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *