POLRESTA SURAKARTA – POLDA JATENG [SaberPungli.net] Suasana berbeda terlihat di Posyandu Anggur RW 01, Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Minggu (1/11/2026) sore.
Tempat yang biasanya menjadi pusat pelayanan kesehatan, penimbangan balita, serta pemeriksaan ibu hamil itu mendadak berubah menjadi ruang penuh kehangatan, canda, dan tawa.
Bukan balita yang datang untuk ditimbang, melainkan para ibu yang sebagian merupakan janda. Mereka berkumpul untuk bertemu langsung dengan Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko, sosok polisi yang akrab disapa Mbah Con.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polresta Surakarta itu membawa suasana berbeda. Tak ada kesan kaku maupun formalitas berlebihan. Mbah Con justru memilih duduk bersama warga, menyapa satu per satu, dan sesekali melontarkan gurauan yang mengundang gelak tawa.
Posyandu yang biasanya ramai dengan tangisan bayi dan celoteh anak-anak, sore itu justru dipenuhi tawa para ibu.
Dengan gaya khasnya yang santai dan jenaka, Mbah Con mampu mencairkan suasana. Para ibu terlihat menikmati obrolan ringan bersama Kapolresta, bahkan sesekali tertawa mendengar candaan yang dilontarkannya.
Tak hanya bercanda, Kapolresta juga membuka ruang dialog dengan warga. Ia mendengarkan langsung berbagai keluhan, masukan, hingga saran yang disampaikan masyarakat.
Percakapan berlangsung santai dan penuh kekeluargaan. Warga diberi kesempatan menyampaikan apa yang mereka rasakan, sementara Mbah Con mendengarkan dengan saksama.
Kegiatan tersebut semakin terasa hangat ketika Kapolresta Surakarta membagikan bantuan paket sembako dan santunan kepada para janda yang hadir.
Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, AKBP Condro Sasongko menunjukkan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat tidak selalu harus dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui sapaan sederhana, obrolan santai, dan kepedulian terhadap sesama.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pun terasa dalam pertemuan sederhana di Posyandu Anggur sore itu.
Di tempat yang sehari-hari digunakan untuk memantau tumbuh kembang balita tersebut, Mbah Con menghadirkan suasana silaturahmi yang akrab, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Sore itu, Posyandu Anggur bukan sekadar tempat berkumpul. Di antara canda, cerita, dan senyum para ibu, terjalin kedekatan yang menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu hadir melalui kata-kata besar, tetapi juga lewat perhatian sederhana yang menyentuh hati.
(M. Usup Litbang Nas)












