Polresta Cilacap [SaberPungli.net] Polsek Cipari bergerak cepat menangani kebakaran di sebuah pangkalan kayu milik warga di Dusun Banjarja, Desa Cisuru, Kecamatan Cipari, Minggu (14/9/2026). Respons cepat dilakukan setelah menerima laporan adanya kebakaran pangkalan kayu pada pukul 15.35 WIB.
Personel Polsek Cipari yang tiba di lokasi mendapati tumpukan kayu tengah terbakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi pangkalan berada di sekitar lahan milik warga, sementara angin dapat membuat kobaran api dengan cepat menjalar.
“Begitu mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya dan mengambil langkah penanganan. Situasi seperti ini memang harus segera direspons agar api tidak berkembang lebih luas,” kata Kasi Humas Polresta Cilacap AKP Wendi Andranu, S.T.K., S.I.K.
Setelah memastikan titik api, personel Polsek Cipari langsung berkoordinasi dengan Damkar Sidareja dan Majenang serta unsur terkait. Pemadaman dilakukan bersama warga menggunakan armada Damkar dan peralatan yang tersedia, termasuk penanganan secara manual pada bagian-bagian yang sulit dijangkau.
“Anggota tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi ikut membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan masyarakat. Bagian yang masih terbakar kami tangani agar kobaran bisa segera dikendalikan,” ujar Wendi.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 WIB. Selama proses tersebut, personel juga mengarahkan penanganan pada sisi yang berdekatan dengan lahan warga sehingga api tidak sempat meluas ke area sekitar.
“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tidak langsung meninggalkan lokasi. Anggota melakukan pengecekan di sekitar tumpukan kayu dan area yang berbatasan dengan lahan warga untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan api baru. Ini penting supaya kebakaran benar-benar selesai dan tidak merembet setelah petugas meninggalkan lokasi,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, sekitar 70 meter kubik kayu bakar terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp10,5 juta. Tidak ada korban jiwa. Kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah yang tidak terpantau di sekitar pangkalan kayu, kemudian api terbawa angin hingga mengenai tumpukan kayu.
Hingga setelah proses pemadaman selesai, personel Polsek Cipari masih melakukan pemantauan di lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api, sekaligus memastikan area sekitar tetap terlindungi dari risiko kebakaran susulan.
(M. Usup Litbang Nas)












