DaerahHukum & KriminalInternasionalNasionalOpiniTNI POLRI

Viral Tanki Biru di Pesisir Wedung Demak, Ormas Semut Merah: Dugaan Permainan BBM Subsidi Lewat Jalur Laut

87
×

Viral Tanki Biru di Pesisir Wedung Demak, Ormas Semut Merah: Dugaan Permainan BBM Subsidi Lewat Jalur Laut

Sebarkan artikel ini

DEMAK [SaberPungli.net] Sebuah video yang memperlihatkan mobil tangki berwarna biru melintas di pesisir pantai yang dipenuhi perahu nelayan di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, viral di media sosial. Video itu memantik dugaan adanya aktivitas bongkar muat ilegal dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang keabsahannya dipertanyakan.

Rekaman berdurasi pendek itu menunjukkan tangki biru berhenti tak jauh dari bibir pantai, di lokasi yang selama ini dikenal sebagai jalur aktivitas nelayan tradisional. Warganet menduga ada modus pengiriman BBM subsidi yang sengaja dialihkan lewat jalur laut untuk menghindari pengawasan darat.

Ketua Organisasi Masyarakat Semut Merah Kabupaten Demak, Partono, S.E., mendesak aparat kepolisian untuk tidak tinggal diam.

Hal itu ia sampaikan kepada wartawan di kantornya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Viral Tanki Biru di Pesisir Wedung Demak, Ormas Semut Merah: Dugaan Permainan BBM Subsidi Lewat Jalur Laut

“Harapan saya agar Polda Jateng gerak cepat dengan adanya informasi melalui media sosial atau dari masyarakat. Sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda Jawa Tengah yang baru ini, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan kepada jajarannya untuk membasmi segala bentuk kejahatan dan permainan judi,” tegas Partono.

Menurut Partono, jika dugaan permainan BBM subsidi itu benar, maka ini masuk kategori kejahatan luar biasa yang merugikan masyarakat kecil.

“Ini kan kejahatan luar biasa jika benar ada permainan BBM subsidi di lokasi Wedung dan Moro. Di situ tempat yang sangat strategis untuk mengangkut BBM subsidi melalui perahu, mereka pakai jalur laut agar tidak mudah diketahui oleh aparat penegak hukum,” katanya.

Ia menyoroti kelangkaan solar subsidi yang selama ini dikeluhkan sopir truk, nelayan, hingga petani di Demak. Di SPBU, solar dibatasi dan antreannya mengular, namun di pesisir justru muncul tangki yang aktivitasnya tak jelas.

“Kasihan masyarakat, mereka mengisi BBM subsidi jenis solar sangat sulit dan dibatasi, sopir-sopir banyak yang mengeluh. Ini pekerjaan aparatur negara harusnya bisa bergerak cepat,” ujarnya.

Partono menegaskan, laporannya adalah bentuk partisipasi masyarakat sesuai slogan Polri saat ini.

“Slogan Kapolri saat ini kan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, maka dengan seperti itu kami juga berperan sebagai masyarakat untuk memberikan masukan atau informasi kepada mereka,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Demak dan Polda Jawa Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait kebenaran video dan dugaan penyelewengan BBM subsidi di pesisir Wedung. _media_ masih berupaya mengkonfirmasi pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah.

(M. Usup Litbang Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *