InternasionalKebudayaanNasionalOpiniTNI POLRI

TRUK MUATAN TERPEROSOK DI JALAN BATURSARI, WARGA KELUHKAN KUALITAS PENGGURUKAN GALIAN JARGAS 

46
×

TRUK MUATAN TERPEROSOK DI JALAN BATURSARI, WARGA KELUHKAN KUALITAS PENGGURUKAN GALIAN JARGAS 

Sebarkan artikel ini

Demak – Batursari, 23 April 2026 [SaberPungli.net] Sebuah video amatir yang memperlihatkan satu unit truk bermuatan berat terperosok di ruas Jalan Batursari mendadak viral di media sosial. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kondisi bekas galian proyek Jaringan Gas (Jargas) yang tidak dikembalikan ke kondisi semula secara layak.

​Kronologi Kejadian
​Peristiwa bermula saat truk bermuatan melintasi area bekas galian Jargas yang baru saja ditutup. Nahas, permukaan jalan yang tampak rata tersebut ternyata tidak cukup kuat menahan beban kendaraan karena kurangnya proses pemadatan tanah. Akibatnya, roda truk ambles ke dalam lubang bekas galian, menyebabkan kemacetan panjang dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

​Keluhan Warga dan Pengguna Jalan
​Warga sekitar menyatakan bahwa insiden ini merupakan “puncak gunung es” dari keresahan mereka selama ini. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan warga antara lain:

​Minim Pemadatan: Bekas galian hanya diurak kembali tanpa adanya proses pemadatan yang standar (stamping), sehingga tanah bersifat gembur dan rawan ambles saat terkena beban atau hujan.

​Kondisi Jalan Rusak: Permukaan jalan tidak dikembalikan ke aspal atau beton semula, meninggalkan jejak tanah merah dan bebatuan yang licin.
​Risiko Kecelakaan: Selain truk yang terperosok, pengendara roda dua kerap terpeleset saat melintasi area bekas proyek tersebut, terutama di malam hari karena minimnya penerangan dan rambu peringatan.

TRUK MUATAN TERPEROSOK DI JALAN BATURSARI, WARGA KELUHKAN KUALITAS PENGGURUKAN GALIAN JARGAS

​Tuntutan Terhadap Pelaksana Proyek
​Masyarakat mendesak pihak pengelola proyek Jargas dan kontraktor terkait untuk segera bertanggung jawab dengan:
​Melakukan perbaikan permanen sesuai dengan standar konstruksi jalan yang berlaku.

​Memastikan pemadatan tanah dilakukan secara menyeluruh sebelum dilakukan pengaspalan ulang.
​Memberikan tanda peringatan di titik-titik galian yang masih dalam tahap pemulihan guna mencegah jatuh korban lebih lanjut.

​”Kami mendukung pembangunan energi nasional, tapi jangan sampai pembangunannya justru merusak akses mobilitas warga. Kami minta jalan segera diaspal kembali seperti semula.

Salah satu warga terdampak di Batursari.
​Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah perbaikan yang akan diambil di lokasi Jalan Batursari.

(Teddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *