Polisi Amankan Seorang Provokator Demo di Pejompongan, Ternyata Anggota Intelijen TNI dengan Senjata Lengkap

oleh -213 Dilihat
oleh

Jakarta [SaberPungli.net] Aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta, yang semula berjalan dengan tertib, mendadak memanas setelah adanya tindakan provokatif dari salah seorang peserta. Aparat kepolisian yang bertugas di lapangan dengan sigap bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator.

Belakangan terungkap, pria tersebut bukanlah warga biasa. Ia diketahui merupakan seorang perwira aktif TNI, berpangkat Mayor Infanteri atas nama Sudi Suwarno, yang berdinas sebagai anggota Badan Intelijen Strategis (Bais). Saat diamankan, yang bersangkutan juga kedapatan membawa senjata api lengkap.

Kapolres Jakarta Pusat dalam keterangannya membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, keberadaan seorang aparat bersenjata di tengah-tengah massa aksi tentu menjadi perhatian serius, terlebih karena yang bersangkutan diduga terlibat dalam mengompori massa hingga situasi menjadi ricuh.

Polisi Amankan Seorang Provokator Demo di Pejompongan, Ternyata Anggota Intelijen TNI dengan Senjata Lengkap

“Benar, yang bersangkutan sudah diamankan oleh petugas di lapangan. Kami juga menemukan senjata api yang dibawanya. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan motif dan tujuan keterlibatannya dalam aksi tersebut,” ujar Kapolres.

Sementara itu, pihak TNI melalui perwakilan Pusat Penerangan (Puspen) TNI menyatakan akan mendalami dan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. TNI menegaskan bahwa setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses secara transparan tanpa pandang bulu.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Polri. TNI akan bersikap tegas terhadap siapa pun anggotanya yang terlibat pelanggaran, apalagi jika berpotensi mencederai netralitas TNI dan mengganggu keamanan publik,” ungkap perwakilan Puspen TNI.

Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan adanya keterlibatan oknum aparat dalam dinamika aksi massa. Selain itu, kasus ini juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai tujuan dan peran seorang intelijen aktif yang seharusnya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi justru didapati berada di lapangan sebagai provokator.

Hingga kini, Mayor Infanteri Sudi Suwarno masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Aparat kepolisian bersama TNI akan berkoordinasi untuk mengungkap motif, jaringan, serta kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat dalam peristiwa provokasi tersebut.

Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang berkembang. Proses hukum dipastikan akan berjalan sesuai prosedur, dan hasilnya akan disampaikan secara transparan kepada publik.

M. Usup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.