DEPOK [SaberPungli.net] Situasi mencekam mewarnai Tanjakan Yapan, Sawangan, saat sebuah truk merah bermuatan berat tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah pendakian alias gagal nanjak.
Di tengah kepanikan tersebut, sebuah Toyota Fortuner putih justru menjadi penyelamat yang mencegah terjadinya tragedi yang lebih besar
Kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi F 9501 AA gagal menaklukkan kecuraman tanjakan. Diduga akibat kelebihan muatan (overload), as roda belakang truk tersebut patah, membuatnya hilang kendali dan meluncur mundur dengan cepat.
Erika, pengemudi Fortuner bernomor polisi B 7073 UB sekaligus istri dari seorang anggota polisi, berada tepat di belakang truk tersebut. Ia menyaksikan langsung detik-detik truk besar itu kehilangan tenaga.
“Saya lihat truk itu berhenti karena tidak kuat menanjak, lalu mulai mundur. Saya sudah klakson berkali-kali, tapi truk tetap terus mundur ke arah kami,” ungkap Erika saat ditemui di lokasi kejadian.
Dalam posisi terjepit di kemacetan, Erika dihadapkan pada pilihan sulit.
Ruang geraknya terkunci oleh kepadatan lalu lintas dari sisi kiri dan kanan.
Jika ia membanting setir, nyawa pengendara lain di belakangnya terutama para pemotor bisa terancam.
Saya mau ke kanan tapi ramai, kalau saya mundur lebih jauh lagi, saya nabrak orang di belakang.
Jadi akhirnya saya yang ‘menahan’ tabrakan itu. Dari kanan macet, dari kiri macet,” terangnya dengan tenang meski mobilnya mengalami kerusakan.
Erika menegaskan bahwa ia sebenarnya sudah menjaga jarak aman, namun karena as roda truk patah, kendaraan berat tersebut meluncur tanpa kendali.
Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Metro Depok, AKP Fitri, mengonfirmasi insiden tersebut.
Menurut hasil pemeriksaan sementara, truk mengalami kegagalan fungsi akibat beban yang melampaui kapasitas.
Truk tidak kuat menanjak lalu mundur menabrak mobil Fortuner.
Dugaan sementara akibat kelebihan muatan,” ujar AKP Fitri.
Pihak kepolisian juga memberikan pesan penting bagi pengguna jalan agar selalu beri ruang lebih saat berada di belakang kendaraan besar di tanjakan.
Serta mengingatkan pemilik angkutan untuk tidak memaksakan kapasitas beban demi keselamatan bersama.
Arus lalu lintas di Tanjakan Yapan kini telah kembali normal.
Truk yang sempat melintang berhasil dievakuasi setelah dilakukan perbaikan pada roda yang patah.
Meski mobil Fortuner milik Erika mengalami kerusakan, aksi “menahan diri” yang dilakukannya dipuji karena berhasil mencegah kecelakaan beruntun yang lebih fatal di jalur padat tersebut.
Chriz












