InternasionalKebudayaanNasionalTNI POLRI

Ibu dan Dua Anak Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Melintas di Jalur Rel Pekalongan

77
×

Ibu dan Dua Anak Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Melintas di Jalur Rel Pekalongan

Sebarkan artikel ini

Sragi [SaberPungli.net] Seorang ibu bersama dua anaknya tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak kereta api (KA) di jalur KM 98+300 antara Stasiun Sragi–Pekalongan, tepatnya di Dukuh Kendayaan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Senin (29/12/2025) sore.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat kondisi hujan deras dan jarak pandang terbatas. Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario putih dari arah selatan ke utara dan masuk ke lintasan rel.

“Diduga korban tidak mengetahui adanya kereta yang melintas karena hujan deras sehingga tertabrak dan terpental,” ujar AKP Turkhan, Senin (29/12/2025).

Tiga korban diketahui bernama Muji Rahayu Slamet (35) serta dua anaknya, AJ (11) dan A (7), warga Dukuh Kendayaan. Ketiganya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan posisi tubuh terpisah beberapa meter dari sepeda motor.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan titik benturan berjarak sekitar 30 meter, dengan korban ditemukan di sisi timur jalur rel. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kraton Pekalongan.
“Barang bukti berupa sepeda motor yang ringsek dan pakaian korban sudah diamankan. Kasus ini masih kami tangani,” tambah Turkhan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan keprihatinannya.
“KAI Daop 4 turut prihatin atas kejadian ini. Penanganan korban dilakukan bersama Unit Pengamanan dan Polsek Sragi,” kata Luqman.

Akibat insiden itu, KA Harina sempat melakukan berhenti luar biasa (BLB) untuk pemeriksaan sarana sebelum kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 15.23 WIB.

KAI kembali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu, terlebih pada musim hujan.

Chriz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *