InternasionalNasionalOpiniTNI POLRI

P3BS berharap dukungan pemerintah, promosi media, dan kolaborasi lintas pihak mampu meningkatkan kunjungan sekaligus memperkuat ekonomi pedagang

16
×

P3BS berharap dukungan pemerintah, promosi media, dan kolaborasi lintas pihak mampu meningkatkan kunjungan sekaligus memperkuat ekonomi pedagang

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, JAWA TENGAH — Harapan para pedagang untuk mempertahankan geliat ekonomi Pasar Burung Karimata Semarang mendapat perhatian dari Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, AP, S.Sos., SH., M.H., yang akrab disapa Bang Amoy.

Amoy berencana menindaklanjuti permintaan Wahyudi, Ketua Paguyuban Pesona Pedagang Burung Semarang (P3BS),Pada Hari Rabo, 23 September 2026

Bagi para pedagang, rencana kunjungan tersebut diharapkan bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menjadi suntikan semangat, motivasi, sekaligus momentum untuk memperkuat promosi pasar kepada masyarakat yang lebih luas.

Wahyudi mengatakan para pedagang selama ini terus berupaya mempertahankan aktivitas perdagangan agar Pasar Burung Karimata tetap ramai dan mampu menjadi salah satu ruang ekonomi masyarakat di Kota Semarang.18 September 2026

“Teman-teman pedagang terus berjuang sekuat tenaga agar pasar tetap ramai.Kami ingin perekonomian pedagang tetap stabil dan, kalau memungkinkan, terus meningkat. Karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah sangat berarti bagi kami,” Tegas Wahyudi Ketua P3BS

Menurutnya, situasi ekonomi yang penuh tantangan serta perubahan pola belanja masyarakat membuat pasar tradisional membutuhkan strategi bersama agar tetap memiliki daya tarik dan mampu bertahan.

Kunjungan Pemerintah Diharapkan Memperkuat Semangat Pedagang
Bagi para pedagang, keberadaan pasar tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli.

Pasar juga menjadi tempat masyarakat berinteraksi, ruang bagi pelaku usaha kecil mencari nafkah, serta bagian dari karakter dan identitas ekonomi kerakyatan Kota Semarang.

Karena itu, Keluarga Besar P3BS/Pedagang Pasar Burung Karimata Semarang,menyambut positif rencana kunjungan kembali Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang tersebut.

Wahyudi berharap kehadiran Amoy dapat memberikan energi baru bagi para pedagang sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas mengenai pengembangan Pasar Burung Karimata.

“Kami sangat berharap Pak Amoy dapat berkunjung kembali. Kehadiran beliau tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi para pedagang. Yang paling penting, kami berharap kunjungan tersebut dapat menambah motivasi dan semangat kami untuk terus menjaga serta mengembangkan pasar,” Tutur Wahyudi

P3BS juga berharap dukungan pemerintah dapat berkembang dalam bentuk komunikasi, pendampingan, promosi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Mendorong Pasar Burung Karimata Dikenal Lebih Luas
Salah satu perhatian utama para pedagang adalah meningkatkan popularitas Pasar Burung Karimata di tengah masyarakat.

Wahyudi berharap pasar tersebut tidak hanya dikenal oleh warga Kota Semarang, tetapi juga semakin dikenal masyarakat dari berbagai wilayah di Jawa Tengah maupun daerah lain di Indonesia.

Untuk mendukung upaya tersebut, Wahyudi mengatakan sejumlah rekan dari berbagai media siap membantu mempublikasikan aktivitas dan potensi Pasar Burung Karimata.

Menurutnya, pemberitaan dan promosi yang konsisten dapat membantu memperkenalkan pasar kepada calon pengunjung sekaligus memperkuat citranya sebagai salah satu pasar tradisional yang memiliki karakter khas.

“Harapan kami semakin banyak masyarakat mengetahui Pasar Burung Karimata. Kalau masyarakat semakin mengenal, kami berharap semakin banyak yang tertarik datang, berkunjung, berinteraksi, dan berbelanja,” Ujar Wahyudi.

Kolaborasi Pemerintah, Pedagang, Media, dan Masyarakat
P3BS memandang pengembangan pasar membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, pedagang, komunitas, masyarakat, pelaku usaha, dan media dapat mengambil peran masing-masing untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih aktif.

Selain promosi melalui media, kegiatan komunitas, event tematik, edukasi, serta berbagai kegiatan publik dinilai dapat menjadi sarana untuk meningkatkan daya tarik pasar dan memperluas jangkauan pengunjung.

Bagi pedagang, semakin banyak masyarakat datang ke pasar berarti semakin besar peluang transaksi dan semakin kuat pula perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Pasar tradisional bukan hanya tentang tempat berjualan. Di dalamnya ada kehidupan pedagang, keluarga, interaksi masyarakat, dan perputaran ekonomi. Karena itu, kami ingin pasar ini tetap hidup dan berkembang,” Kata Wahyudi.

Menjaga Pasar Tradisional di Tengah Perubahan Zaman
Pasar Burung Karimata merupakan bagian dari ruang perdagangan tradisional yang menghadapi tantangan perubahan zaman.

Persaingan dengan pusat perdagangan modern dan perubahan kebiasaan konsumen membuat pelaku pasar perlu terus beradaptasi.
Dalam kondisi tersebut, promosi, inovasi, pelayanan, kolaborasi, dan dukungan publik menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pasar.

Para pedagang berharap perhatian dari Dinas Perdagangan Kota Semarang dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun sinergi yang lebih kuat.
Bagi P3BS, mempertahankan Pasar Burung Karimata bukan hanya mempertahankan sebuah lokasi perdagangan, tetapi juga menjaga ruang ekonomi masyarakat yang telah menjadi bagian dari kehidupan Kota Semarang.

“Terima kasih banyak atas perhatian, respons, dan kepedulian Pak Amoy kepada kami, khususnya para pedagang Pasar Burung Karimata. Kami berharap perhatian tersebut terus menjadi motivasi bagi kami untuk berjuang dan menjaga pasar ini. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan amanah untuk masyarakat, khususnya para pedagang di Kota Semarang,” tutur Wahyudi.

P3BS berharap rencana kunjungan Amoy dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pedagang, sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas agar Pasar Burung Karimata semakin dikenal dan dikunjungi masyarakat.

(M. Usup Litbang Nas_Timsus JATENG & DIY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *