InternasionalKebudayaanNasionalTNI POLRI

Puting Beliung Mengamuk di Karangpandang Karanganyar, Seorang Anak Terluka

70
×

Puting Beliung Mengamuk di Karangpandang Karanganyar, Seorang Anak Terluka

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR [SaberPungli.net] Angin puting beliung menerjang empat desa di Kecamatan Karangpandang, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu sore, 21 Januari 2026. Peristiwa tersebut membuat banyak bangunan rusak serta melukai seorang anak.

“Hingga malam ini laporan amukan puting beliung masih terus berproses.

Yang kami terima, bencana itu melanda Desa Karangpandan, Ngemplak, Ndoplang dan Gerdu.

Belum terdata secara menyeluruh, tapi cukup banyak yang terdampak,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno di sela proses evakuasi di Pasar Karangpandan, Rabu, 21 Janauri 2026.

Evakuasi warga terdampak bencana angin puting beliung dilakukan relawan dibantu personel TNI dan Polri berlangsung di tengah hujan deras.

Sejumlah bangunan di Pasar Karangpandan mengalani rusak, sebuah gerobak terguling di tengah jalan dan isinya berceceran.

Kemudian, tembok bangunan ruko runtuh. Serta seorang aak mengalami luka akibat serpihan kaca yang rontok diterjang puting beliung.

“Ya selain menumbangkan pohon juga, di lokasi pasar ada seorang bocah terluka terkena pecahan kaca, dan dilarikan ke puskesmas terdekat,” ujar Hendro.

Hingga pukul 20.30, BPBD Karanganyar dibantu relawan masih terus mendata kerusakan akibat puting beliung.

Relawan bersama tim SAR gabungan TNI dan Polri bersama-sama melakukan perbaikan bangunan rusak.

“Polres Karanganyar melalui personel Samapta langsung mengamankan lokasi, membantu warga terdampak, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ungkapnya.

Polres terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Petugas siap memberikan bantuan lanjutan demi menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat pascabencana alam tersebut.

Chriz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *