InternasionalKebudayaanNasionalTNI POLRI

KA Menoreh Tabrak Truk Tangki Air di Cirebon

84
×

KA Menoreh Tabrak Truk Tangki Air di Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON [SaberPungli.net] Kereta Api (KA) Menoreh menabrak truk tangki air di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026) dini hari.

Video rekaman CCTV yang menunjukkan insiden tersebut kini tersebar luas di media sosial.

Dalam rekaman, KA Menoreh tampak melaju dengan kecepatan tinggi dan menghantam bagian tengah truk tangki air yang melintasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Benturan keras menyebabkan air dari dalam tangki menyembur dan mengakibatkan aliran listrik pada rangkaian kereta api padam.

Rekaman CCTV berasal dari kamera pemantau di kantor Balai Desa Dompyong Kulon.

Selain video tabrakan, sejumlah video lain juga menunjukkan proses evakuasi korban.

Warga dan petugas gabungan berupaya mengevakuasi masinis dan asisten masinis yang terjepit di dalam ruang kendali lokomotif.

Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Waled untuk mendapatkan perawatan medis.

Penjelasan PT KAI

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto menyatakan, puluhan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk evakuasi korban dan memperbaiki jalur rel yang rusak akibat kecelakaan.

“Petugas mengevakuasi lokomotif yang anjlok dan memperbaiki bantalan rel yang mengalami kerusakan agar jalur bisa segera difungsikan kembali,” kata Sigit saat ditemui di lokasi pada Rabu (21/1/2026) siang.

Akibat insiden ini, lebih dari enam perjalanan kereta api mengalami keterlambatan lebih dari satu jam.

Sejumlah perjalanan kereta, khususnya dari arah Jawa menuju Jakarta, sempat dialihkan ke jalur hukum secara bergantian selama proses evakuasi yang berlangsung sekitar tiga jam.

Pascakejadian, petugas kepolisian bersama PT KAI Daop 3 Cirebon dan Polsuska langsung melakukan pengamanan serta proses evakuasi. Jalur kereta yang sempat mengalami gangguan kini sudah kembali dapat dilalui.

Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk setelah kondisinya membaik.

Kami utamakan keselamatan korban terlebih dahulu. Setelah itu, akan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” tutupnya.

Chriz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *