InternasionalKebudayaanNasionalTNI POLRI

STOP BANJIR DI DEMAK, BPBD Paparkan Strategi Penanganan di Hadapan Kepala BNPB

117
×

STOP BANJIR DI DEMAK, BPBD Paparkan Strategi Penanganan di Hadapan Kepala BNPB

Sebarkan artikel ini

Demak [SaberPungli.net] 17/1/2026 –  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Agus Sukiyo, memaparkan langkah dan strategi penanganan banjir di wilayah Kabupaten Demak dalam forum resmi yang dihadiri langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Paparan tersebut disampaikan dalam agenda koordinasi penanganan banjir bertajuk “Stop Banjir di Demak”, yang turut dihadiri Anggota DPR RI Jamaludin Malik, Wakil Bupati Demak, Kapolres Demak, jajaran Forkopimda, Direktur OSDD BNPB, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, serta unsur terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Agus Sukiyo menjelaskan kondisi kerawanan banjir yang masih menjadi persoalan utama di Kabupaten Demak, khususnya akibat curah hujan tinggi, sedimentasi sungai, kerusakan tanggul, serta sistem drainase yang belum optimal. BPBD Demak, lanjutnya, telah melakukan berbagai langkah mulai dari penanganan darurat, normalisasi aliran sungai, penguatan tanggul, hingga peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Penanganan banjir di Demak tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, serta dukungan TNI, Polri, dan masyarakat,” tegas Agus Sukiyo.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan pentingnya langkah terintegrasi dan berkelanjutan dalam upaya pengendalian banjir di Demak. Ia menyatakan bahwa BNPB siap mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan teknis, bantuan logistik, serta percepatan program mitigasi bencana.

Anggota DPR RI Jamaludin Malik dalam kesempatan tersebut juga mendorong agar penanganan banjir di Demak menjadi prioritas nasional, mengingat dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat setiap musim hujan.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama lintas sektor untuk mewujudkan Demak yang lebih tangguh bencana, sekaligus merealisasikan program “Stop Banjir di Demak” secara nyata dan berkesinambungan.

(M. Usup Litbang Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *