MAGETAN [SaberPungli.net] Dinding penahan tanah atau talud di Jalan Lingkar Telaga Sarangan, Magetan ambrol setelah sehari sebelumnya terjadi longsor di kawasan ini. Akibat peristiwa yang terjadi Sabtu siang tadi ada sejumlah pemotor yang disebut terjatuh hingga 6 meter ke arah telaga.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan pemutakhiran data bahwa bila sebelumnya disebutkan ada 4 sepeda motor yang turut terjatuh bersama pengendaranya, saat ini diketahui bahwa motor yang jatuh akibat ambrolnya jalan itu menjadi 7 unit.
Kendaraan Sepeda motor yang jatuh ada 7, semula 4. Jadi bertambah 3. Itu kejadiannya saat wisatawan sedang memarkir kendaraan,” ujar Erik saat dikonfirmasi
Erik menyebutkan para wisatawan yang menjadi korban itu terjatuh ke arah telaga dengan kedalaman mencapai 3 meter. Seluruh korban yang terjatuh itu sudah berhasil dievakuasi petugas bersama warga setempat.
Para korban juga disebut tidak mengalami luka serius. Karena itu mereka tidak sampai dibawa ke Puskesmas setempat agar mendapatkan perawatan dan hanya ditangani oleh sejumlah petugas medis di Pos Polisi Sarangan.
“Jadi korban tidak kami bawa ke Puskesmas, hanya di Pos Pelayanan Telaga Sarangan,” kata Erik.
Ambrolnya talud Jalan Lingkar Telaga Sarangan Magetan itu terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 10.30 WIB. Sejumlah wisatawan yang menaiki 7 motor itu menjadi korban saat mereka tengah duduk santai sambil berfoto-foto di sekitar talud.
“Terjadi saat korban tengah duduk di sisi jalan tepat di atas talud Telaga Sarangan sambil berfoto dan berbincang. Tanpa disadari tanah yang dipijak bergerak. Hingga akhirnya ambrol dan runtuh ke arah Telaga,” jelas Erik.
Sebelum ambrolnya jalan lingkar Telaga Sarangan ini, longsor sempat terjadi di kawasan tersebut pada Kamis (15/1) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Tanah longsoran dan batu dari tebing setinggi 10 meter sempat menutup total akses jalan yang melingkari Telaga Sarangan tersebut.
Chriz












