Hukum & KriminalKEPOLISIANKPK RINasional

Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK di Semarang

65
×

Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK di Semarang

Sebarkan artikel ini

Pekalongan,SaberPungli.net: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Dalam kegiatan ini, setidaknya 11 orang diamankan, termasuk Bupati Fadia Arafiq serta Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Bupati Pekalongan,Fadia Arafiq diamankan petugas KPK dalam perkara PBJ [ Pengadaan Barang dan Jasa]
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Fadia mengaku dirinya tidak kena OTT KPK.

“Saya sampaikan, kepada saya tidak pernah OTT, dan tidak ada barang serupiah pun saya, demi Allah, walaupun kepala dinas, saya tidak ada serupiah pun. Tapi kita mengikuti sajalah. Biarin saja,” kata Fadia di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

Bupati Pekalongan tiba di gedung merah putih [ KPK RI ] setelah terkena ott di Semarang
Dugaan tindak korupsi yang menjerat Fadia terkait dengan pengadaan barang dan jasa outsourcing. KPK juga telah menyita barang bukti terkait OTT tersebut, di antaranya barang bukti elektronik hingga mobil.

OTT ini terjadi pada Selasa (3/3) dini hari. Fadia terjaring OTT di Semarang.

“Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan,” kata jubir KPK Budi Prasetyo.

Namun ia membantah tuduhan tersebut, Fadia memgaku saat digerebek OTT KPK justru ia sedang bersama Gubernur Jateng membahas masalah MBG.

Terpisah, Ahmad Luthfi membantah pernyataan Fadia di Jakarta tersebut. Luthfi tak mengonfirmasi bahwa dirinya sedang bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat terjadi OTT KPK.

“Enggak. Info dari mana?” ujar Luthfi saat dihubungi, Rabu siang seperti dikutip dari Antara.

Pensiunan Jenderal Bintang Tiga Polri itu mengaku tidak tahu-menahu mengenai pernyataan Fadia yang disampaikan di Gedung KPK.

“Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu,” kata mantan Kapolda Jateng itu.

Sebelumnya, Fadia mengaku sedang bersama Luthfi saat diamankan KPK ketika penggerebekan ke rumah. Namun ia membantah tak ada OTT yang terjadi, hanya penggerebekan tanpa ada barang apapun yang diambil atau disita.

“Intinya saya tidak OTT saya tidak ada barang apapun yang diambil, dan pada saat mereka penggerebekan ke rumah, saya sedang sama Gubernur Jawa Tengah, itu saya tidak ada OTT apapun, barang apapun demi Allah enggak ada,” kata Fadia kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Terkait dengan pertemuannya, Fadia mengaku bertemu Ahmad Luthfi untuk izin tidak dapat mengikuti acara terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Bahas izin saya besok [Rabu] enggak bisa hadir acara MBG,” ungkapnya.

Fadia juga mengaku bingung dengan tindakan yang disebut OTT tersebut. Ia pun mengaku tidak ada OTT apapun dan tidak ada barang atau uang yang diambil atau disita.

“Jadi, saya tidak ada OTT apa pun, dan barang serupiah pun. Demi Allah enggak ada,”

DivHum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *